Jarak Bukan Halangan Jagoan dari Tuban
Euphoria dan semangat

Surabaya - Menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam, bukan menjadi halangan bagi tim basket putra SMA Negeri 2 Tuban untuk mengikuti DBL. Ditemui setelah laga melawan SMA Negeri 1 Puri, Mojokerto (30/7), tim basket yang sudah mengikuti ajang DBL dari tahun lalu ini mengaku sangat antusias. "Mengikuti DBL merupakan impian setiap pemain basket tingkat SMA" ujar Muhammad Nuur Habib selaku Guard dari SMA Negeri 2 Tuban.

Persiapan yang dilakukan Habib dan rekan sejawatnya pun tak main main. Mereka bisa bela-belain berangkat jam 6 pagi untuk bisa sampai di DBL tepat waktu. Intensitas latihan mereka pun juga bertambah, menjadi 3 kali seminggu. Namun, jarak dan intensitas latihan yang bertambah tidak menggugurkan semangat mereka akan DBL. "mungkin pertamanya agak capek namun semua rasa capek itu hilang saat sudah disini" jawabnya dengan tersenyum lebar mewakili perasaan rekan se-timnya.

Saat ditanya apa motivasi untuk megikuti DBL, ini semua karena kakak kelas mereka yang sudah mengikuti DBL pada tahun sebelumnya. "Lihat kakak kelas main di DBL itu rasanya keren. Dan ini memang passion saya di basket, dan saya ingin serius dengan passion saya" ujar lelaki yang di sapa Habib ini, mantap. Habib dan rekannya pun senang bisa berlaga di DBL, dan ini merupakan pengalaman berharga bagi mereka. "Walaupun kami kalah di pertandingan ini, kami akan terus berjuang untuk mengharumkan dan memajukan tim basket dari sekolah kami. Ini soal waktu, usaha, dan kerja keras." tutupnya sambil tersenyum.

Share this: